{"id":20720,"date":"2024-08-16T21:55:44","date_gmt":"2024-08-16T12:55:44","guid":{"rendered":"https:\/\/pulung.net\/viral\/orang-makan-kucing\/"},"modified":"2024-08-16T21:55:44","modified_gmt":"2024-08-16T12:55:44","slug":"orang-makan-kucing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pulung.net\/viral\/orang-makan-kucing\/","title":{"rendered":"Orang Makan Kucing: Alasan, Dampak, dan Upaya Pencegahan"},"content":{"rendered":"<p>Orang Makan Kucing. Tiga kata yang mungkin terdengar mengerikan bagi sebagian besar dari kita. Namun, di beberapa budaya, konsumsi kucing bukanlah hal yang tabu, bahkan menjadi bagian integral dari tradisi kuliner. Di balik kebiasaan ini, tersembunyi alasan dan faktor yang kompleks, serta dampak yang tak terhindarkan baik bagi kesehatan manusia, kesejahteraan hewan, maupun nilai-nilai moral.<\/p>\n<p> Bayangkan, di balik sepiring makanan, tersimpan cerita tentang budaya, tradisi, dan dilema etika yang rumit. <\/p>\n<p>Memahami fenomena ini berarti menyelami dunia yang penuh kontradiksi. Mengapa orang memilih untuk memakan kucing? Apa dampaknya bagi kesehatan manusia dan kesejahteraan hewan? Bagaimana kita bisa mencegah praktik ini dan melindungi kucing? Mari kita bahas lebih dalam tentang &#8216;Orang Makan Kucing&#8217; dan semua pertanyaan yang menyertainya.<\/p>\n<h2>Alasan dan Faktor Penyebab<\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-20716\" src=\"https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/gambar-orang-memberi-makan-kucing-7.png?strip=all&lossy=1&ssl=1\" width=\"700\" height=\"394\" alt=\"Orang Makan Kucing\" title=\"Kucing aman diberikan okezone\" srcset=\"https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/gambar-orang-memberi-makan-kucing-7.png?strip=all&amp;lossy=1&amp;ssl=1 700w, https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/gambar-orang-memberi-makan-kucing-7.png?strip=all&amp;lossy=1&amp;w=258&amp;ssl=1 258w, https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/gambar-orang-memberi-makan-kucing-7.png?strip=all&amp;lossy=1&amp;w=516&amp;ssl=1 516w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p>Konsumsi kucing oleh manusia, meskipun dianggap tabu di banyak budaya, merupakan fenomena yang terjadi di beberapa bagian dunia. Praktik ini didorong oleh berbagai faktor kompleks, termasuk kemiskinan, kurangnya sumber protein, dan bahkan tradisi budaya. Pemahaman yang lebih dalam tentang alasan dan faktor yang berkontribusi terhadap konsumsi kucing penting untuk mengatasi masalah ini dan meningkatkan kesejahteraan hewan.<\/p>\n<p>Bayangkan betapa mengerikannya jika kita hidup di dunia di mana orang makan kucing. Sungguh mimpi buruk! Tapi, tahukah kamu bahwa ada hal lain yang tak kalah mengerikannya, yaitu saat tim kesayangan kita, Persib, harus berhadapan dengan PSBS Biak Numfor? <a href=\"https:\/\/pulung.net\/viral\/persib-vs-psbs-biak-numfor\/\">Persib Vs Psbs Biak Numfor<\/a> adalah pertandingan yang penuh dengan ketegangan dan drama, mirip seperti saat kita membayangkan orang-orang makan kucing, rasa takut dan jijik bercampur menjadi satu.<\/p>\n<\/p>\n<h3>Faktor Kemiskinan dan Keterbatasan Sumber Daya, Orang Makan Kucing<\/h3>\n<p>Di beberapa wilayah dengan kemiskinan yang tinggi, kucing sering dianggap sebagai sumber protein alternatif. Ketika sumber makanan lain langka atau tidak terjangkau, masyarakat mungkin beralih ke konsumsi kucing sebagai cara untuk bertahan hidup. Kurangnya akses terhadap protein hewani yang lebih umum, seperti daging sapi atau ayam, dapat mendorong orang untuk mencari alternatif yang lebih mudah diakses, termasuk kucing liar atau peliharaan.<\/p>\n<h3>Faktor Budaya dan Tradisi<\/h3>\n<p>Dalam beberapa budaya, konsumsi kucing memiliki sejarah panjang dan merupakan bagian dari tradisi lokal. Di beberapa negara Asia Tenggara, misalnya, daging kucing dianggap sebagai makanan lezat dan dihidangkan dalam berbagai hidangan. Tradisi ini telah berkembang selama berabad-abad dan diwariskan dari generasi ke generasi.<\/p>\n<p>Selain itu, faktor-faktor seperti kepercayaan tentang khasiat obat daging kucing juga dapat berperan dalam konsumsi kucing di beberapa wilayah. <\/p>\n<h3>Faktor Sosial dan Ekonomi<\/h3>\n<p>Faktor sosial dan ekonomi juga dapat berperan dalam konsumsi kucing. Misalnya, di beberapa negara berkembang, kucing sering dianggap sebagai hama yang mengancam populasi unggas atau tanaman. Hal ini dapat mendorong orang untuk memburu dan mengonsumsi kucing sebagai cara untuk mengendalikan populasi hewan tersebut.<\/p>\n<p>Selain itu, faktor-faktor seperti kurangnya pendidikan dan kesadaran tentang kesejahteraan hewan dapat berkontribusi pada praktik konsumsi kucing. <\/p>\n<h3>Tabel Perbandingan Alasan dan Faktor Penyebab<\/h3>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Negara<\/th>\n<th>Alasan Utama<\/th>\n<th>Faktor Penyebab<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Vietnam<\/td>\n<td>Tradisi budaya, kepercayaan tentang khasiat obat daging kucing<\/td>\n<td>Sejarah panjang konsumsi kucing, pengaruh budaya Tiongkok<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Indonesia<\/td>\n<td>Kemiskinan, kurangnya akses terhadap protein hewani<\/td>\n<td>Tingkat kemiskinan yang tinggi di beberapa daerah, kurangnya akses terhadap sumber protein lain<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Swiss<\/td>\n<td>Tidak ada konsumsi kucing<\/td>\n<td>Budaya Barat yang menentang konsumsi kucing, hukum yang ketat terkait kesejahteraan hewan<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Dampak dan Konsekuensi<\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-20717\" src=\"https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kenali-X-Makanan-Pantangan-untuk-Kucing-Peliharaan.jpg?strip=all&lossy=1&ssl=1\" width=\"700\" height=\"463\" alt=\"Orang Makan Kucing\" title=\"Kucing memberi makan jalanan pakan mendapat allah ridha ampunan banjarmasin istimewa\" srcset=\"https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kenali-X-Makanan-Pantangan-untuk-Kucing-Peliharaan.jpg?strip=all&amp;lossy=1&amp;ssl=1 700w, https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kenali-X-Makanan-Pantangan-untuk-Kucing-Peliharaan.jpg?strip=all&amp;lossy=1&amp;w=258&amp;ssl=1 258w, https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kenali-X-Makanan-Pantangan-untuk-Kucing-Peliharaan.jpg?strip=all&amp;lossy=1&amp;w=516&amp;ssl=1 516w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p>Konsumsi kucing, terlepas dari tradisi atau budaya, membawa dampak negatif yang luas, tidak hanya pada kesehatan manusia tetapi juga pada kesejahteraan hewan dan nilai-nilai moral. Dampak ini tidak hanya terbatas pada individu, tetapi juga berdampak pada masyarakat dan lingkungan secara keseluruhan.<\/p>\n<p>Bayangkan, betapa mengerikannya dunia jika kita semua tiba-tiba terbiasa dengan &#8220;Orang Makan Kucing&#8221;. Begitulah rasanya ketika kita melihat sesuatu yang sangat aneh dan tidak lazim. Rasanya seperti melihat tas pinggang wanita <a href=\"https:\/\/pulung.net\/viral\/tas-pinggang-wanita\/\">yang dirancang dengan motif aneh dan mencolok<\/a> , di tengah keramaian pasar tradisional.<\/p>\n<p>Kita mungkin takjub, mungkin jijik, mungkin malah merasa geli. Tapi,  pada akhirnya, semua itu akan kembali ke rasa aneh yang mendalam, layaknya melihat orang makan kucing. <\/p>\n<h3>Dampak pada Kesehatan Manusia<\/h3>\n<p>Konsumsi kucing dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi manusia. Meskipun daging kucing umumnya dianggap aman untuk dikonsumsi, namun ada beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan. <\/p>\n<ul>\n<li><strong>Penyakit Zoonotik:<\/strong>Kucing dapat membawa penyakit zoonotik, yaitu penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Contohnya adalah toksoplasmosis, yang dapat menyebabkan kerusakan otak dan masalah kesehatan lainnya pada janin yang sedang berkembang. <\/li>\n<li><strong>Alergi:<\/strong>Protein dalam daging kucing dapat memicu reaksi alergi pada beberapa orang, menyebabkan gejala seperti ruam, gatal, dan kesulitan bernapas. <\/li>\n<li><strong>Kontaminasi:<\/strong>Daging kucing yang tidak diolah dengan benar dapat terkontaminasi bakteri berbahaya seperti Salmonella dan E. coli, yang dapat menyebabkan keracunan makanan. <\/li>\n<\/ul>\n<h3>Dampak pada Kesejahteraan Hewan<\/h3>\n<p>Konsumsi kucing merupakan bentuk penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi terhadap hewan. Kucing adalah hewan peliharaan yang dicintai dan dihargai oleh banyak orang, dan mereka tidak seharusnya dibunuh untuk dikonsumsi. <\/p>\n<ul>\n<li><strong>Penyiksaan:<\/strong>Hewan yang dibunuh untuk dikonsumsi seringkali mengalami penyiksaan, seperti dikurung dalam kandang sempit, dipisahkan dari keluarga mereka, dan dibunuh dengan cara yang tidak manusiawi. <\/li>\n<li><strong>Perlakuan Tidak Manusiawi:<\/strong>Kucing adalah makhluk hidup yang memiliki perasaan dan emosi, dan mereka tidak seharusnya diperlakukan seperti komoditas. Membunuh kucing untuk dikonsumsi merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak-hak hewan. <\/li>\n<li><strong>Dampak Psikologis:<\/strong>Pembunuhan kucing dapat menyebabkan trauma psikologis bagi hewan lain, terutama kucing yang hidup bersama mereka. <\/li>\n<\/ul>\n<h3>Konsekuensi Sosial dan Etika<\/h3>\n<p>Konsumsi kucing memiliki konsekuensi sosial dan etika yang serius. Praktik ini dapat merusak citra budaya dan nilai-nilai moral masyarakat. <\/p>\n<ul>\n<li><strong>Dampak pada Citra Budaya:<\/strong>Konsumsi kucing dapat dianggap sebagai tindakan yang tidak bermoral dan tidak manusiawi oleh banyak orang, yang dapat merusak citra budaya suatu masyarakat. <\/li>\n<li><strong>Nilai-nilai Moral:<\/strong>Konsumsi kucing bertentangan dengan nilai-nilai moral banyak orang, yang menghargai kasih sayang, empati, dan penghormatan terhadap semua makhluk hidup. <\/li>\n<li><strong>Konflik Sosial:<\/strong>Praktik konsumsi kucing dapat memicu konflik sosial, terutama di antara mereka yang mendukung hak-hak hewan dan mereka yang terlibat dalam perdagangan daging kucing. <\/li>\n<\/ul>\n<h2>Upaya Pencegahan dan Penanganan: Orang Makan Kucing<\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-20718\" src=\"https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/2f0a5eb80f37fa05b14252d548c4c6f7.png_wh860.png?strip=all&lossy=1&ssl=1\" width=\"700\" height=\"700\" alt=\"Orang Makan Kucing\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/2f0a5eb80f37fa05b14252d548c4c6f7.png_wh860.png?strip=all&amp;lossy=1&amp;ssl=1 700w, https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/2f0a5eb80f37fa05b14252d548c4c6f7.png_wh860-60x60.png?strip=all&amp;lossy=1&amp;ssl=1 60w, https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/2f0a5eb80f37fa05b14252d548c4c6f7.png_wh860.png?strip=all&amp;lossy=1&amp;w=258&amp;ssl=1 258w, https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/2f0a5eb80f37fa05b14252d548c4c6f7.png_wh860.png?strip=all&amp;lossy=1&amp;w=516&amp;ssl=1 516w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p>Menghentikan konsumsi kucing sebagai makanan bukanlah tugas mudah, tetapi dengan upaya bersama, kita dapat menciptakan perubahan positif. Langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang komprehensif diperlukan untuk melindungi kucing dan mengubah persepsi masyarakat tentang hewan ini. <\/p>\n<p>Bayangkan, bagaimana rasanya jika kita harus memakan kucing kesayangan kita? Sungguh sebuah gambaran mengerikan. Tapi, di balik rasa ngeri itu, terbersit pertanyaan, mengapa budaya makan daging kucing justru muncul di negara-negara maju? Sementara di Indonesia, yang notabene <a href=\"https:\/\/pulung.net\/viral\/jelaskan-yang-dimaksud-indonesia-sebagai-negara-agraris\/\">dikenal sebagai negara agraris<\/a> , dengan kekayaan hasil bumi yang melimpah, budaya tersebut tak pernah muncul.<\/p>\n<p>Mungkin saja, kita terlalu terbiasa dengan limpahan daging sapi, ayam, dan ikan, sehingga tak terpikirkan untuk mengonsumsi hewan peliharaan. Entahlah, yang pasti, melihat kucing sebagai santapan adalah hal yang asing dan tak terpikirkan di benak kita. <\/p>\n<h3>Edukasi dan Kampanye Kesadaran<\/h3>\n<p>Edukasi dan kampanye kesadaran memainkan peran penting dalam mengubah perilaku dan persepsi masyarakat. Melalui penyebaran informasi yang akurat dan kampanye yang efektif, kita dapat meningkatkan pemahaman tentang manfaat kucing bagi manusia dan lingkungan, serta bahaya konsumsi daging kucing. <\/p>\n<ul>\n<li>Melakukan kampanye edukasi melalui media massa, seperti televisi, radio, dan media sosial, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya konsumsi daging kucing dan pentingnya kesejahteraan hewan. <\/li>\n<li>Mengadakan seminar, workshop, dan lokakarya untuk edukator, pemuka agama, dan tokoh masyarakat, guna memberikan informasi yang komprehensif tentang isu ini dan mendorong mereka untuk menjadi agen perubahan. <\/li>\n<li>Mendorong sekolah dan lembaga pendidikan untuk memasukkan materi tentang kesejahteraan hewan dan bahaya konsumsi daging kucing dalam kurikulum mereka. <\/li>\n<\/ul>\n<h3>Kebijakan dan Regulasi<\/h3>\n<p>Kebijakan dan regulasi yang tegas sangat diperlukan untuk melindungi kucing dari konsumsi. Aturan yang jelas dan sanksi yang tegas dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi kucing. <\/p>\n<ul>\n<li>Menerbitkan peraturan yang melarang perdagangan dan konsumsi daging kucing, serta memberikan sanksi yang tegas bagi pelanggar. <\/li>\n<li>Meningkatkan pengawasan terhadap pasar tradisional dan tempat penjualan daging, untuk mencegah peredaran daging kucing. <\/li>\n<li>Membuat sistem pelacakan dan identifikasi kucing, untuk memudahkan penelusuran asal usul kucing yang hilang atau dicuri. <\/li>\n<\/ul>\n<h3>Meningkatkan Kesejahteraan Hewan<\/h3>\n<p>Meningkatkan kesejahteraan hewan secara keseluruhan dapat mengurangi permintaan terhadap daging kucing. Program yang berfokus pada penyediaan makanan, perawatan kesehatan, dan tempat tinggal yang layak bagi hewan peliharaan dapat mengurangi kemungkinan mereka menjadi korban perdagangan daging. <\/p>\n<ul>\n<li>Meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan hewan, seperti vaksinasi, sterilisasi, dan pengobatan, untuk mengurangi populasi kucing liar dan meningkatkan kesejahteraan kucing peliharaan. <\/li>\n<li>Mendorong adopsi kucing dari shelter dan organisasi penyelamat hewan, untuk mengurangi jumlah kucing yang terlantar dan rentan terhadap perdagangan daging. <\/li>\n<li>Memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat tentang cara merawat kucing dengan baik, untuk meningkatkan kesadaran tentang tanggung jawab kepemilikan hewan. <\/li>\n<\/ul>\n<div style=\"position: relative; width: 100%; height:315px;margin-bottom: 1em;\"><iframe style=\"position: absolute; top: 0; left: 0; width: 100%; height: 100%;\" title=\"Kucing Lucu , Makan Es Krim\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen=\"\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/xayxCngi4yI?feature=oembed\"><\/iframe><\/div>\n<h2>Penutupan Akhir<\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-20719\" src=\"https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/5-makanan-anda-yang-aman-diberikan-ke-kucing-TzINfOSjmU.jpg?strip=all&lossy=1&ssl=1\" width=\"700\" height=\"437\" alt=\"Kucing makan berapa perlu\" title=\"Kucing makan berapa perlu\" srcset=\"https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/5-makanan-anda-yang-aman-diberikan-ke-kucing-TzINfOSjmU.jpg?strip=all&amp;lossy=1&amp;ssl=1 700w, https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/5-makanan-anda-yang-aman-diberikan-ke-kucing-TzINfOSjmU.jpg?strip=all&amp;lossy=1&amp;w=258&amp;ssl=1 258w, https:\/\/ekoiuby5o4a.exactdn.com\/viral\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/5-makanan-anda-yang-aman-diberikan-ke-kucing-TzINfOSjmU.jpg?strip=all&amp;lossy=1&amp;w=516&amp;ssl=1 516w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p>Melihat kompleksitas isu &#8216;Orang Makan Kucing&#8217;, kita diajak untuk berpikir kritis dan memahami perspektif yang beragam.  Melepaskan penilaian cepat dan  mencari solusi yang  bersifat humanis,  menjadi kunci untuk  menghormati  keberagaman budaya  serta  melindungi  kucing  dari  eksploitasi.<\/p>\n<p> Semoga  pengetahuan  yang  kita  peroleh  dapat  menginspirasi  tindakan  yang  bertanggung jawab,  menghasilkan  masa depan  yang  lebih  baik  bagi  kucing  dan  manusia.<\/p>\n<h2>Tanya Jawab (Q&#038;A)<\/h2>\n<p><strong>Apakah memakan kucing ilegal di semua negara?<\/strong><\/p>\n<p>Tidak, di beberapa negara seperti Vietnam dan Swiss, konsumsi kucing masih diizinkan. <\/p>\n<p><strong>Apakah daging kucing aman dikonsumsi?<\/strong><\/p>\n<p>Daging kucing dapat mengandung parasit dan bakteri yang berbahaya bagi manusia. <\/p>\n<p><strong>Bagaimana cara mencegah konsumsi kucing?<\/strong><\/p>\n<p>Edukasi, kampanye kesadaran, dan kebijakan yang melindungi kucing. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Orang Makan Kucing. Tiga kata yang mungkin terdengar mengerikan bagi sebagian besar dari kita. Namun, di beberapa budaya, konsumsi kucing&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20719,"comment_status":"","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"footnotes":""},"categories":[7012,2],"tags":[973,3454,324,4455,2238],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pulung.net\/viral\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20720"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pulung.net\/viral\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pulung.net\/viral\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pulung.net\/viral\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pulung.net\/viral\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20720"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pulung.net\/viral\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20720\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pulung.net\/viral\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20719"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pulung.net\/viral\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20720"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pulung.net\/viral\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20720"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pulung.net\/viral\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20720"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}